Kasih Sayang Seorang Ibu

Kalian tentunya mempunyai Ibu kan ? Apakah kalian
menghargai Ibu kalian ? Mendengar perkataan dan nasihatnya ? Seharusnya iya !
Semoga tulisan ini bisa menjadi bahan renungan buat kita semua yang masih
mempunyai Ibu๐Ÿ˜€

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu. Sebagai balasannya,
kau kunci pintu kamarmu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya. Sebagai balasannya,
kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.

Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting. Sebagai
balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA. Sebagai
balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus
pada hari pertama. Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu
gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Dari mana saja seharian ini?”. Sebagai
balasannya, kau jawab,”Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!”

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk
karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan, “Aku tidak ingin seperti
Ibu.”

Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan
tinggi. Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.

Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu.
Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.

Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang
rencananya di masa depan. Sebagai balasannya, kau mengeluh,”Bagaimana Ibu ini,
kok bertanya seperti itu?”

Saat kau berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai penikahanmu. Sebagai
balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat
bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya, “Bu, sekarang jamannya sudah
berbeda!”

Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun
salah seorang kerabat. Sebagai balasannya, kau jawab, “Bu, saya sibuk sekali,
nggak ada waktu.”

Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlu-kan perawatanmu.
Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang
tinggal di rumah anak-anaknya.

Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat
semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu
bagaikan palu godam.

JIKA BELIAU MASIH ADA, JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH
SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI DAN JIKA BELIAU SUDAH
TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.

Okay ! Tulisan ini saya ambil dari PC kantor tempat saya praktek dan saya mohon
maaf karena saya menulis artikel ini tanpa sepengetahuan dari penulis aslinya
karena penulisnya belum saya ketahui.๐Ÿ˜€ Semoga berguna yach๐Ÿ˜‰

33 Tanggapan

  1. @kang boed : i love you fullll. . . hahahahaha

    @gadis : betul๐Ÿ˜€

  2. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang โ€˜tuk Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
    manstaaaaaaaaaaaabssssssss buangeeeeeeeeet

  3. kasih ibu sepanjang masa

  4. Semoga bermanfaat ya. . salam kenal jg๐Ÿ™‚

  5. Saya sangat tersentuh. Saya jd kamngen almarhum ibu saya…

    Salam kenal…

  6. aku sedih mendengarnya. . aku jg sangat sayang ibuku..aku sangat ingin membahagiakannya. . sekarang aku br sadari BETAPA BESAR kasih sayangnya. . . ibumu pasti sangat merinduimu mas. .

  7. Aku pun sekarang berjauhan dengan ibuku. Kalau mengingat kasih sayangnya, merinding bulu kudukku. Aku tak bisa membalas kasih sayangnya padaku. Disapih, digendong2, dininabobokkan, dibangga-banggakan di depan orang lain, diciumi penuh cinta. Kasih sayang anak sepanjang galah, namun begitu kasih sayang ibu sepanjang jalan.

    Aku sekarang sudah memiliki 2 putra/putri. Aku makin bisa mengukur seberapa besar ibuku menyanyangi aku seperti aku sekarang ini menyayangi anak-anakku. Aku mencoba untuk tidak membentak. Aku mencoba untuk tidak menyakitinya.

    Aku makin sadar kalau aku butuh dia, dengan jauhnya aku darinya saat ini, aku menjadi yakin kalau aku kangen dan sangat sayang padanya. Aku ingin bertemu dia selalu, bercanda, ngobrol, bermanja-manjaan seperti saat aku kecil dulu yang selalu dipenuhi apapun permintaanku. Dan sekarang aku berusaha mecoba membahagiakannya. Kadang memberikan sesuatu, mengajak pergi…mungkin ini hal sepele namun benar2 hal yang berharga di saat kita tidak lagi bisa sering bertemu.

    Ibuku aku sayang engkau. Aku bener2 sayang engkau…
    Aku sayang kamu….I lope you pulllll…

    Aku masih ingin ditatih saat latihan berjalan. Aku ingin sekali dipijitin olehnya. Aku ingin sekali dipukul olehnya seperti waktu dulu dia memukulku karena kenakalanku. Aku jadi laki-laki yang rapuh saat ingat akan ibuku.

    Dalam setaun hanya bisa bertemu sekali saja disaat hari raya idul fitri. Aku saat ini hanya mampu memberikan kabar padanya lewat telepon. Senang rasanya mendengar suaranya..Beliau yang kucinta, beliau yang kusayang

  8. kangboed : silahkan kang. . botolnya udah penoh tuh kang. .

    Elmoudy : Hormat grak !! Langkah tegak maju. . . MUNDUR ! ! Mau 17-san๐Ÿ˜†

  9. cinta yg tulus tanpa syarat dari ibu kita gak akan terbalas ampe kapan pun

    beri penghormatan tertinggi buat ibu2 kitaa..
    hormat pd ibu!

  10. SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG โ€˜TUK SAHABATKU TERSAYANG

    I LOVE YOU FUUUULLLLLLLLLLLLLLLLLLLL

    baliiiiiiiiiik kampuuuuuuuung aaaaaah

  11. Numpang lewat ya mas Taabe di

  12. Ibu di atas termasuk ibu idaman saya (sekarang udah dpat). . semoga aja qt bukan anak yg seperti di atas yah bunda. .

  13. Alhamdulillah, sebagai seorang ibu, saya belum dan semoga tdk pernah mengalami apa yg tertulis disini.
    Namun begitu, saya jadi ingat dosa2 pd ibu saya dulu, bagaimana saya kadang suka bohong pd beliau agar dibolehkan pergi ( bilangnya belajar bersama ),
    Semoga Ibu2 kita semua diberi kesehatan dan kebahagiaan oleh Allah swt, amin.
    salam.

  14. Bulu keteknya gak ikut merinding kan bang ?๐Ÿ˜†

  15. asli… bikin merinding bulu kuduk… hehehe… jadi keinget Ibu…

  16. Wah mas har bener. . krn kmuliaanx ada ibu jari bkan bapak jari. . main bu-lu tangkis bukan pa-lu tangkis. . hahaha

  17. Derajat seorang ibu memang sangat mulia.. Bahkan tanah yg kita tempati ini pun..bernama Bu-Mi…bukan Pak-Mi…
    Makasih utk tulisannya mas.. Bagus banget utk mengingatkan saya..dan semoga yg lainnya juga tentunya…
    Salam hangat.. Salam damai selalu….

  18. @arp : aku suka lagu itu !

    @kurotsuci : Semoga aja tidak ya mas ! amin

    @kang boed : kayak mbah urip aja

  19. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku tersayang

    I Love U fuuuuuuulllllllllllllllllllll

  20. IT’S
    SO
    DEEP!

    well, kita durhaka, brur… dan kita tidak menyadarinya. dan kelak anak kita pun akan melakukan hal yang sama dengan yang kita lakukan…

    semoga kita bisa lebih berlaku dan bertutur yang baik dan patut terhadap ibu dan ayah kita

  21. emang ada juga sikap ibu, yang dgambarkan mazRoy, tapi saya yakin kalo mazih banyak ibu yg perhatiannya, kasihsayangnya, tercurahkan untuk anaknya. mungkin gambaran simple nya, seperti lagu iwan fals tentang ibu, ”ribuan kilo jalan yang kau tempuh, lewati rintang untuk aku anakmu,…dst…”

  22. ibu yang tahu sebagai se orang memang sudah seharusnya bertindak seperti di atas. tidak semua ibu benar2 mengasihi anaknya? bahkan banyak ibu yang membuang anaknya. dan saya malah sejak umur 3 thn. hidup tanpa ibu. walaupun saya punya. saya merindukan ibu seperti di atas.

  23. @Genikz : sy rasa tdk bro. . aq sayang mereka

    @Tyas : smoga brmanfaat

    @Dรฌaz : bhkan taruhan nyawa bro !

  24. tau gak… ibu itu ngelahirin kita susah bangeeettt. sampe keringetan gitu… kasiiaann…

    hiks hiks

  25. Benar sobat.. Tulisan ini menjadikan saya ingat terhadap banyak hal yang salah terhadap orang tua…๐Ÿ˜
    Thanks ya..
    silaturahmi> Sudahkah Engkau Merdeka?

  26. (nikz)
    btw, yang bikin posting ini durhaka gak sama ortunya?

  27. @Jumal : Betul mas

    @Fathul : asal jgn nangis

    @ammar : kurang lebih kita sama mas. . Smoga qt bs brubah. .

    @genikz :๐Ÿ˜€

  28. (nikz)
    T.T

  29. mezky dlm kenyataan, aq pun banyak mngalami perbedaan baik dlm pemikiran maupun sudut pandang,.. saya akn brusaha smaksimal mungkin agar tidak bilang ”AH’, karna Allah subhana wa ta’ala takkan ridho dng sikap-a ini,.!?! mezky kalo dpikir itu hanya rangkain dua huruf, tp itulah ketetapan Allah yg wajib didengar dan dita’ati. semoga Allah slalu brikn ketetapan hati tuk slalu brada djalan yg dridhoi-NYA,.. Amien,.!

  30. hey… pertamaxxx… terharu deh..๐Ÿ˜‰

  31. Makash nasehatnya sangat berguna,ah masalah ambil punya orang tu urusan belakang.saya yakin yang nulis artikel ini sangat menganjurkan buat disebarkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: